Maret 10, 2014

Mohupomba, Wisata Bahari Baru Boalemo


( Foto : Doc Pribadi/Idrus Dama )

SEBAGIAN orang hanya mengenal Pantai Bolihutuo sebagai pantai terindah di Boalemo. Namun, belakangan ini, pantai Bolihutuo mulai disaingi oleh keindahan pemandian di Mohupomba, pulau pasir yang ada di kawasan perairan desa Tenilo, kecamatan Tilamuta.

Wisata bahari, dengan pasir putihnya kini mulai ramai dibicarakan. Hal ini membuat pemerintah mulai melirik tempat ini untuk dijadikan wisata bahari baru. Melihat pemandiannya yang jernih dan beralaskan pasir putih nan halus, membuat pulai ini jadi pilihan tepat untuk menghabiskan liburan. Tak perlu mahal, meski dengan transportasi seadanya, warga  bisa mereguk kesejukan air di samping kanan pulau Mohupomba ini.


 
Kabar ketenaran dari pulau pasir ini misterius. Wisata ini telah diperbincangkan sejak tahun 2008 lalu. Namun, orang-orang belum mempercayainya. Sebab, seringkali pulau pasir ini hilang ditelan lautan. Sehingga, keberdaannya nyaris tidak ada. 

Setelah ditelusuri, pulai ini memang unik. Pulau ini ternyata akan nampak di permukaan air sekitar jam 10 pagi dan akan tenggelam di sore hari, sekitar jam 3. Jadi, masyarakat yang datang di luar waktu itu, jangan bermimpi bisa melihat pulau pasir ini.


Akses menuju pulau ini cukup mudah dan mengasikkan. Pergi berkunjung ke pulau pasir, bisa menggunakan speedboat yang disewakan, boleh juga menggunakan perahu katintin milik warga. Tergantung minat dan selera kita masing-masing. Jika ingin cepat sampai tujuan, sangat disarankan menggunakan speedboat. Selain mempercepat waktu, jugalebih nyaman ketika di perjalanan.

Selama perjalanan nanti, kita tidak akan merasakan kejenuhan. Nanti saat perjalanan, kita akan merasakan sajian keindahan karang dan kehidupan biota laut Boalemo. Karang-karang indah itu nampak jelas di ketinggian air 2 meter dan ada pula yang berkedalaman 8 meter. Selain itu, kita juga akan keasyikkan melihat ikan-ikan yang berlarian. Ada yang sendirian, ada pula yang berjalan bergerombol. Dan saat dilewati perahu, biasanya mereka berhamburan dan itu cukup indah variasinya.


Selain karang, kita juga akan menikmati deretan Bagan atau perahu mirip kalajengking. Punya kaki banyak dan tali berhamburan di dua tiang raksasa penyangga. Perahu ini adalah perahu nelayan yang digunakan setiap malam hari untuk menangkap ikan-ikan yang senang bermain dengan cahaya lampu. Semua itu terasa lebih sempurna ketika mata kita akan mengintari deretan pulau pulau kecil, dan pemandangan panjang daratan bergunung kabupaten Boalemo. Sungguh mahakarya yang indahyang diletakkan Allah di belahan bumi Indonesia. 

Datang ke pulau pasir jangan datang sembarang waktu. Sebab, bisa jadi kita tidak akan menemukan pulau Pasir. Waktu yang disarankan untuk datang ke pulau ini antara bulan November- Juli. Selang antara bulan itu, kondisi perairan laut Boalemo dalam keadaan baik.  Biasanya, selain bulan-bulan itu, keadaan perairan Boalemo, berombak besar dan sulit untuk mendekati lautnya. 

Biaya yang dibutuhkan setiap kita yang datang ke Boalemo cukup murah.  Jika perjlanan dari kota Gorontalo, biaya mobil menuju Boalemo 70 ribu pergi pulang. Nah biaya transportasi laut menuju pulau  40ribu per orang. Biasanya, kalau berkelompok 5 orang, biaya speedboat bisa lebih murah, sekitar 150 ribu per kelompok. Penasaran? saya tantang teman-teman untuk bisa datang ke sini. Selamat datang di Kabupaten kami, Boalemo Bertasbih.

Dokumentasi :