Agustus 22, 2015

Padamu yang Hatinya Terbalik


Aduh! kau ini bagaimana?

Kau ajari kami tentang Sabar
Kau sendiri bukan penyabar.

Kau ajari kami tentang memaafkan
Sedang kau  suka marahan

Kau ajari kami loyalitas
Sedang kau sendiri miskin identitas

Kau ajari kami tentang menjadi manusia mulia
Sedang kau sendiri manusia budak dunia
Meski terlihdat sudah lanjut usia

Kau ajari kami tentang cara memakai peci
Sedang kau suka mencaci, ya meski di dalam hati
Ah, kau ini bagaimana?

Pada mulanya aku simpati
Lama-lama aku jadi antipati
Kau kukasih hati
Eh kau malah minta aku agar cepat mati
Ingin sekali kusuap dirimu dengan belati

Jika datang waktu salat
Kita bertemu di masjid, tapi kau anggap aku lalat
Lewat tak ada bekas di hati

Kau palingkan wajah seolah kita tak saling kenal
Padaha dulu kita dalam satu lingkaran

Ah, kusampaikan padamu.
Hidup mah sebentar
Jangan suka membuat sakit mengakar
Susah sembuhnya. Sebab aku bukan nabi.

Puisi Untukmu yang jauh di sana
Yang diam-diam menyimpan dendam
Hahaha... Maaf bercanda. Hehee...