Agustus 18, 2016

Yuk Diintip! Ini 7 Fakta Unik Tentang Kampus Merah Maron Gorontalo

Sudah pernah dengar nama Kampus Merah Maron? Kalau belum, yuk kita kenalan dengan kampus unik ini. Kampus Merah Maron merupakan nama gaul dari Universitas Negeri Gorontalo. Dalam tulisan ini, aku ingin berbagi tentang tujuh fakta unik yang harus kamu tahu dari Univeritas tertua di Gorontalo ini.

1. KAMPUS TENGKORAK CERDAS




Jangan takut kalau kamu menemukan banyak simbol tengkorak yang tersebar di sudut-sudut kampus. Ini bukan kampus film horor, tapi tengkorak itu adalah tengkorak cerdas yang dimiliki oleh fakultas teknik. Mereka memasang logo itu karena mereka ingin tampil berbeda dari fakultas lain. Tapi meski tampilannya mengerikan, otaknya sekelas Einstein lho! Banyak lulusan dari fakultas tengkorak ini jadi tenaga professional di perusahaan-perusahaan besar. Bukan itu saja, kamu bakal ketemu orang-orang mengenakan logo tengkorak ini di forum-forum diskusi.

gorontalo1b

Mau mengenal mereka lebih dekat? Kamu bisa kok bergabung dengan kelompok tengkorak cerdas ini. Cukup datang saja ke Kelompok Studi Linux (KSL) Informatika. Di sana, kau bisa belajar banyak hal dari mereka soal perkembangan dunia linux. Mulai dari cara instal applikasi linux cara online, sampai dengan cara instal linux di laptop sendiri. Pokoknya keren dah!

Eits lupa! Kau harus tahu, ternyata mahasiswa yang berlogo tengkorak ini, sudah pernah menyumbangkan karya mereka berupa kamus digital berbahasa daerah Gorontalo. Bagaimana, keren kan?

2. KAMPUS DENGAN BAHASA "LOGO"

gorontalo2a

Kampusku ini kampus yang sangat mencintai bahasa. Itulah mengapa kampusku ini sering disebut kampus bahasa LoGo ( Lokal dan Global), yang artinya kampus yang kaya akan bahasa lokal dan global. Di Kampus Merah Meron ini, kamu akan menemui bahasa Inggris, bahasa Arab dan bahasa asing lainnya. Beberapa dosen di lingkungan kampus menguasai lebih dari satu bahasa. Meskipun dasarnya mereka ahli bahasa di satu jurusan tertentu. Seperti contoh pak Munkizul Umam. Dia adalah salah satu dosen bahasa Indonesia di fakultas Sastra dan Budaya yang begitu cakap dalam berbahasa Arab. Padahal dosen bahasa dia Indonesia. Kok bisa mahir bahasa Arab? nah, itulah uniknya dosen bahasa di kampus ini.

Tak hanya itu, selain dosennya yang cerdas, kampusku juga bertekad melestarikan bahasa lokal. Nah, salah satu karya yang bisa kau lihat adalah alat penunjuk arah mata angin di bawah ini. Di sana ada tulisan bahasa Gorontalo dan terjemahannya dalam bahasa Inggris. Unik kan?

gorontalo2b

Kawan, kampusku ini sangat menghargai bahasa lokal. Buktinya penunjuk arah  menggunakan bahasa daerah, barulah dibagian bawahnya ada bahasa asing.

Maaf, perlu saya jelaskan.Soal foto di atas. Begini. Bahasa daerah itu sengaja ditaruh diatas. Karena bahasa daerah ditinggikan derajatnya ketimbang bahasa asing. Maksudnya, bahasa lokal harus berwibawa di mata rakyatnya sendiri. Tetapi bukan berarti bahasa asing itu rendah. Sekali-kali tidak. Ini persoalan sudut pandang saja. Okey? Lanjut!

3. KAMPUS ISLAM SERAMBI MADINAH
gorontalo3a

Kamu pasti kaget kalau masuk kampus merah Maron ini. Karena kau akan menemukan banyak sekali logo organisasi berlabelkan islam. Padahal, kalau ditilik ke dalam, kampus ini bukan kampus Islam. Tapi, nuansa islamnya aduhai kawan. Cukup kental. Semua fakultas punya organisasi islam yang punya banyak kader militan. Jumlahnya menggurita hingga menguasai lini aktivitas kampus. Ya, itulah mengapa kampusku sering disebut oleh sebagian orang sebagai Kampus Islamis Serambi Madinah (Gorontalo). Setelah ditelusuri, ternyata organisasi paling banyak di kampus itu organisasi Islam.

gorontalo3b

Setiap hari, di kampusku ini selalu terlihat ada kajian Islam. Entah itu di Masjid ataupun di lapangan terbuka. Jadi, ikut kajian sambil dudul lesehan di pelataran kampus yang teduh. Weanak kan? udah dapat ilmu agama, adem pula. Pokoke enak kawan kalau kuliah di sini.

 Selain kajian islam, geliat agenda hari-hari besar islam juga digelar. Salah satunya perayaan Walimah, suatu acara perayaan kelahiran Rasulullah Saw. Perayaan ini dimeriahkan dengan festival kue tradisional yang disebut Tolangga.

gorontalo3c





4. KAMPUS SERIBU PUISI

gorontalo4

Di kampusku ini juga ada istilah Tadarus Puisi. Tahu artinya?
Tadarus Puisi adalah pembacaan puisi non stop. Selama berhari-hari mahasiswa atau dosen akan bergantian membaca puisi. Entah siang, entah malam, entah pagi. Puisi terus dibacakan seumpama mengejar target khatam seribu puisi dalam hitungan singkat.

Bayangkan kalau mereka membaca di jam tiga malam, apa yang baca nggak tidur?
Suatu hari saya bertanya pada mereka.
Aku: Eh kamu baca puisi untuk siapa? Kan sekarang orang-orang kan pada tidur?
Mereka: Bagi kami, kerikil jalanan, kursi-kursi, meja dan debu jalanan menjadi pendegar setia. Setidaknya mereka adalah makhluk hidup yang bisa diajak bicara dalam kebisuan.
Aku: (mati kutu kena jawaban puitisnya).
 5. KAMPUS BUDAYA

gorontalo5

 Kampusku ini adalah kampus Budaya. Berbagai perhelatan budaya sering dilaksanakan di kampus ini. Tidak hanya bermain di tataran budaya lokal, tapi sudah pada tataran Internasional. Salah satu agenda pertujukan budaya yang sering digelar adalah Cross Cultural Understanding. 

Agenda pentas budaya dunia yang dikemas oleh mata kuliah Cross Cultural Understanding (CCU) itu cukup terkenal. Kamu bisa menikmatinya dengan tiket murah meriah. Harga tiket 100 ribu untuk kursi VIP. Lumayan, dengan harga murah segitu kamu bisa menyaksikan pentas dari wajah budaya dunia, seperti dari Korea, Amerika, China, India, Brazil dan tentunya Indonesia.

Setiap tahun, negara yang tampil akan berubah-ubah. Intinya, acara ini KEREN! Cukup datang ke Universitas Negeri Gorontalo, kamu bisa jalan-jalan keliling dunia tanpa keluar banyak duit.

6. KAMPUS  HYPER ACTIVE

gorontalo6

Kampusku ini kampus yang paling rajin mendorong mahasiswanya untuk berkompetisi di ajang nasional bahkan internasional. Terbukti, banyaknya temanku yang dikirim oleh kampus buat pertukaran mahasiswa di luar negeri dengan biayanya full ditopang kampus. Aku pun pernah menjadi delegasi kampus. Waktu itu di ajang pemilihan peserta Kapal Pemuda Nusantara 2014. Dari empat utusan yang terpilih, ternyata kampusku mendapatkan tiga jatah delegasi. Ini berkat motivasi dari dosen-dosen di kampusku yang sangat antusias. Mereka mendorong mahasiswa untuk hyper aktif. Mereka selalu berpesan agar kami terus bergerak dan mencetak prestasi  gemilang sebanyak mungkin.

7. KAMPUS BISNIS

gorontalo7

Yang terakhir, kampusku ini kampus bisnis. Kampus yang dikenal kampus peradaban ini mendidik mahasiswanya jadi pebisnis. Demi menopang nawacita itu, kampus paling suka mengindang para penguasaha sukses ke kampus. Tentu untuk menebar semangat berwirausaha. Hal itu terbukti dari usaha kampus dengan menghadirkan praktisi bisnis seperti Harie Tanoeng (CEO MNCTV), Rahmat Gobel (CEO Panasonic), Dahlan Iskan dan sederet nama pengusaha terkenal lainnya.

Selain mengajari mahasiswa berwirausaha, kampusku terlebih dahulu memberi contoh usaha yakni usaha hotel bintang lima. Hotel ini adalah salah satu hotel termegah di Gorontalo. Jadi kalau presiden datang ke kampusku, menginapnya pasti di hotel ini.

Yupsss, itulah tujuh fakta yang bisa kamu temukan di Universitas Negeri Gorontalo. Kutunggu kaau kuliah di kampusku ini ya! Salam cinta!

IDRUS DAMA | @ GORONTALOTODAY.NET