Februari 25, 2014

Gorontalo Resmi Buka Seleksi PPAN dan KPN 2014

Pertukaran pemuda Antar Negara (PPAN) terbaru

Setelah sekian lama dinanti-nanti oleh pemuda Gorontalo, Seleksi Pendaftaran Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) dan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) tahun 2014 akhirnya dibuka. Pemberitahuan ini oleh Febriansyah, salah seorang Alumni dari Pertukaran Pemuda di China angkatan 2013 pada hari rabu (25/02/2014) kemarin.

Pendaftaran telah dibuka. Sekarang saatnya buat kawan-kawan untuk mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang bergensi ini. Yakin dan percaya, program ini akan memberikan begitu banyak manfaat buat teman-teman, antara lain ; Belajar budaya negeri asing, belajar menjadi pribadi yang toleran di setiap perbedaan, belajar menjadi warga negara yang beretika di negeri asing. Selaian itu,di ajang program ini adalah salah satu kesempatan kita sebagai pemuda Indonesia untuk mempromosikan apa dan bagaimana Indonesia sebenarnya. 

Seleksi PPAN dan KPN ini dibuka untuk semua pemuda di Gorontalo. Tentu mengacu kepada syarat-syarat yang diberikan oleh team seleksi. Kawan-kawan silahkan hubungi panitia langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail program tujuan masing-masing. 

Dalam program ini, jangan pernah ada perasaan minder kawan. Kita punya peluang yang sama, meski itu hanya 0,01 %. Bisa jadi, peluang sekecil itu bisa jadi adalah jalan kesuksesan buat kita. Oleh sebab itu, tangalkan dulu perasaan takut gagal dan tidak mampu bersaing. Ingat! mereka yang akan menjadi saingan berat kita juga manusia. Artinya, kita dan mereka akan punya peluang yang sama melakukan kesalahan. Yang harus dilakukan kita lakukan adalah pintar-pintarlah menimalisir kesalahan yang akan membuat kita tereliminasi dari ajang seleksi. Kalau itu bisa kita lakukan, Insya Allah menjadi duta negara ini bukanlah sebuah mimpi kosong.

Dalam program ini bukan soal kecerdasan. Meski kecerdasan itu penting. Sebab, menjadi duta sebuah negara bukanlah sembarangan. Namun, jauh lebih penting dari kecerdasan adalah attitude. ya! sikap kita sebagai peserta. Sebagian besar alumni yang saya wawancarai mengatakan hal yang sama. Salah satu faktor yang membuat mereka terpilih adalah sikap. Tanpa itu, kata mereka, kita peserta akan mudah disingkirkan oleh orang lain.

"Dalam program ini, bukan soal pintar dan jago, tapi soal Attitude. Itu yang harus diperhatikan. Soal pintar, hampir semua punya talenta yang sama" Tutur Fedrianto Buyu, Alumni Pertukaran Pemuda Antar Negara Program Indonesia-Canada.

Menjadi peserta PPAN dan KPN adalah mimpi saya yang telah lama. Saya tetap menjaga mimpi ini agar tidak usang bersama waktu. Sejak dulu, saya pelajari hal-hal yang saya butuhkan dalam seleksi nanti. Mulai dari berkas sampai dengan skill apa yang akan saya dedikasikan dalam program. 

Sungguh sangat disayangkan kalau kita adalah duta sebuah negara atau daerah, tapi hanya duduk menjadi penonton. Oleh sebab itu, kita harus punya skill yang bisa kita persembahkan dala program ini. Minimal sesuatu yang bisa menjadi branding daerah kita. Entah itu budaya atau wisata. Dengan demikian, kita terkesan tidak hanya having fun, tapi benar-benar berkontribusi untuk program yang kita jalani.

Sekarang berdiri, tataplah wajahmu di sebuah cermin dan berkata. "Let's fight for the future". Okay? Semoga sukses..!!