Desember 03, 2014

Review Buku : Sakinah Bersamamu Karya Asma Nadia

Download Buku Sakinah Bersamamu pdf
[ Foto. Dok Pribadi : Buku Sakinah Bersamamu ]

"Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi menerima pasangan 
dengan cara yang sempurna" 

Buku Sakinah Bersamamu adalah buku yang begitu menggoda pembaca untuk cepat menikah. Kumpulan cerita dalam buku ini merupakan teori pernikahan yang kisahnya unik dan mengharukan. Melalui buku yang berisi 17 cerpen ini, Asma Nadia mencoba menjadi ratu penasehat tanpa bermaksud menggurui. Di setiap akhir dari cerita, Asma Nadia mencoba berkawan dengan pembaca. Penulis seperti sedang berdiskusi langsung lewat rentetan kisah-kisah. Yang semua ini cerita dalam cerpennya  tentang bagaimana membijaki segala konflik dan pergesekan pemahaman dalam rumah tangga.  

Buku Sakinah bersamamu adalah salah satu buku kumpulan cerpen best seller author. Buku ini diterbitkan sendiri oleh penulisnya, Asma Nadia Publishing. tapi janganlah khawatir, buku ini menyebar luas dan sudah mengisi seluruh tokoh buku nasional. Pesona buku yang teballnya 344 halaman ini membuat candu. Kita jadi ingin menambah koleksi buku lain dari penulis wanita tersohor ini.

Dalam buku Sakinah Bersamamu ini ada banyak kisah menarik. Salah satunya tentang kisah seorang lelaki yang sulit mengatakan cintanya kepada sang istri. Sementara sang Istri, sejak menikah tidak pernah mendengarkan kata "Cinta" dari sang suami. Lalu, istri mulai berpikiran aneh-aneh. Sang istri menilai suaminya tidak benar-benar cinta. Setelah dicheck, eh ternyata memang tabiat suami pemalu. Untuk berkata cinta saja, suaminya  butuh waktu lama untuk melatihnya.

Saya menilai Asma Nadia hebat dalam mengejewantahkan arti saling memahami, baik itu suami maupun istri. Dalam cerpen itu, Asma mengajak pembaca untuk berusaha menyatukan perbedaan sikap, dan membangun komunikasi saat muncul hal yang tidak disukai suami, pun sebaliknya. Padahal, jika dilihat, cerpen yang ditulis itu  begitu sederhana, tapi pesan moralnya ibarat "emas" bagi  kita yang fakir ilmu dalam hidup berumah tangga.

Buku Sakinah Bersamamu ini berisi 17 kisah, plus materi curhat pembahasan seputar pernikahan dan segala polemiknya. Dalam buku ini ada beberapa manfaat yang bisa diambil saripati hikmahnya, antara lain;  buku ini mengajarkan arti saling memahami pasangan, panduan sikap ketika dilanda sikap cemburu berlebihan, mengatasi benih-benih cinta yang timbul di masa silam bersama orang lain,  memahami posisi wanita, apakah dia pekerja atau rumahan, jalan mengatasi benih perselingkuhan,  mengobati hati saat terluka dan terakhir tentang bakti seorang istri  sebagai orang tua bagi anak-anaknya kelak.

Dalam buku Sakinah Bersamamu, pembaca tidak hanya menikmati ulasan kisah "Romantika" sebuah rumah tangga. Pembaca juga akan diajak melayang bersama kutipan-kutipan bijak yang muncul di setiap lembaran pembuka sebuah kisah. Jadi, ketika kita akan memulai membaca, setidaknya dari kutipan di awal-awal cerita, kita sudah mendapatkan stimulus untuk menikmati setiap aliran kisah yang didendangkan Asma Nadia. Dari sekian kutipan yang ada dalam buku ini, saya jatuh cinta pada beberapa kutipan indah seperti;

"Kecantikan tidak bersumber dari apa yang kita pakai tapi dari bagaimana kita memakainya" (Sakinah Bersamamu, Halaman:188)

"Keseimbangan bukan didapat dari kekuasaan. Keseimbangan didapat dengan kesadaran untuk saling berbagi dan menerima" (Sakinah Bersamamu, Halaman : 221)

Dan satu lagi sebuah kutipan yang bisa ditemukan dalam cerpen.
"Kenapa kita menikah, Bang?" tanyaku suatu hari
"Sebab tanpamu, tidak ada pernikahan bagiku".

Itulah beberapa kutipan yang berkesan dalam diri saya secara Pribadi. Mungkin teman-teman punya kisah lain soal buku Mbak Asma ini.

Jika tidak berlebihan, buku ini saya katakan "Kitab" berumah tangga. Setiap kita yang sudah dan baru akan berumah tangga, alangkah eloknya membaca kisah dalam buku ini. Saya percaya, setelah membaca buku ini,  sahabat sekalian akan merasakan keindahan dalam menjalani sebuah kehidupan berumah tangga.

Kelebihan buku Sakinah bersamamu sangat banyak antara lain; gaya berkisah Asma Nadia menarik, setiap kita diajak seperti orang menonton sebuah serial drama. Karena kekuatan narasi cerita Asma Nadia mampu mengajak imajinasi pembaca memvisualisasikan tokoh dalam cerita. Selain itu, bukunya rapi dan apik. Setiap bab diurutkan dengan baik dan setiap kisah pun diatur sebaik mungkin biar "teori" berumah tangga bisa dipahami dengan mudah di setiap babnya.

Sekadar curhat, buku ini saya beli di Raha Media Gorontalo. Kebetulan saya cari-cari buku ini di gramedia kosong. Saya lama mencarinya, dan akhirnya ketemunya di tokoh buku lokal. Saya membelinya saat sore hari ketika penat melanda. Saat itu memang saya sudah kebahabisan stock buku bacaan. Akhirnya saya putuskan untuk wisata ke toko buku dan menemukan buku ini. Alasan membeli buku ini, cukup sederhana,yakni sekadar persiapan, hehehe.... maaf bercanda. Saking bagusnya buku ini, saya sering menjadikannya sebagai kado pernikahan  sahabat. Saya berharap, hikmah dari buku ini bisa bermanfaat buat keluarganya. Amin...

Namun, dari semua itu, ada dua hal yang jadi titipan saya biar bisa diperbaiki. Pertama tambahkan qoute copyright. Saya ingin menambahkan sebuah nama dari kata bijak yang dipakai oleh Asma Nadia. Kutipan bijak yang tidak dituliskan nama pemiliknya. Asma Nadia hanya menyebutkan "Kata orang Bijak" yang tidak bisa diketahui secara jelas siapa yang berkata itu. Setelah saya telusuri, kutipan itu asalnya dalam bahasa inggris, milik Saam Keen. Versi inggrisnya sebagai berikut;

"We come to love not by finding a perfect person, but by learning to see an imperfectperson perfectly" Saam Keen 

Sekadar diketahui, Saam Keen adalah seorang tokoh Amerika yang cukup pupuler. Dia adalah tokoh philosofi yang membahas soal cinta, hidup dan agama. Beliau adalah lulusan Harvard University.

Kedua; dalam sampul depan buku Sakinah bersamamu tertulisan 17 cerpen. Namun, di balik sampulnya belum di edit, masih tertulisan 16 cerpen. Mungkin penerbit lupa untuk mengupdate covernya. Saya kira wajar, karena buku Sakinah bersamamu ini sudah terjadi revisi dan penambahakan kisah. 

Sekian ulasan sederhana soal buku ini. Semoga manfaatnya bisa kita petik bersama. Yuk beli bukunya, sebelum buku ini hilang dari peredaran. Dan terakhir, terima kasih sudah mampir di blog ini. Wassalam.